Kenapa mesti begitu? Pernahkah anda mendengar kisah seseorang yang karena dia terlalu kecewa dengan keadaannya saat itu yang terhimpit hutang banyak dan perekonomian hancur, lalu dia tidak mampu memaafkan keadaan dirinya dan mengambil jalan pintas sebagai seorang pencuri, perampok, begal, dan melakukan tindak yang bertentangan dengan susila dan darmanya sebagai manusia yang mengenal hukum dan agama. Tindakan menjual identitas diri pada suatu tindakan dan pekerjaan yang salah. Sebuah kesalah-kaprahan dalam mengambil sikap.
Memaafkan keadaan merupakan tindakan mulia. Memaafkan tidak hanya terjadi terhadap sesama manusia saja. Memaafkan juga terjadi terhadap diri sendiri, dan terhadap keadaan yang terjadi. Saat anda sedang memaafkan kesempitan dan kesulitan hidup yang terjadi pada diri anda; ketika anda difitnah, dicaci, dimaki, dihina, dikucilkan, dan dihimpit oleh kemiskinan. Dan anda dapat memaafkan keadaan anda dan mulai untuk bangkit dan menyegerakan diri untuk berbuat dan mengambil langkah perubahan sesegera mungkin, try to move on, maka anda sedang memuliakan diri anda sendiri. Ketika anda sedang diberikan ujian dan cobaan dalam hidup, maka sebenarnya anda sedang berproses untuk bahagia.
Tetapi sebagian besar orang menerima keadaan dengan tangis dan tidak berbuat kebaikan bagi dirinya sendiri. Dan sebagian besar lain memanfaatkan keadaan untuk mengambil jalan pintas yang salah, dengan mencuri dirinya berpikir yang penting bisa makan.
Kesempitan dan terpojoknya anda adalah pendewasaan diri anda sejauh mana anda sanggup menerima keadaan, memaafkannya, lalu menyegerakan diri untuk berbuat kebaikan atau tindakan-tindakan positif. Kesempitan adalah ujian bagi anda sejauh mana anda sanggup membuka lebar cakrawala pikir anda dan membuka kesempitan itu menjadi sebuah peluang untuk menjadi lebih baik. Kesempatan emas muncul dari kemauan dan kemampuan anda memaafkan keadaan. Ketika anda sedang memuliakan keadaan dengan melihat kekurangan diri anda yang menjadi penyebab kesempitan keadaan anda tadi, maka anda sedang melatih diri anda untuk memahami keadaan yang seharusnya anda peroleh.
Maafkan keadaan anda dengan berfokus pada keberhasilan anda melewati tantangan itu. Ketika anda berfokus pada kebahagiaan atau keberhasilan maka anda telah memilih lajur yang benar. Kebanyakan orang melihat kehancuran lebih dekat dengan diri mereka daripada keberhasilan dan kebahagiaan yang akan diperoleh ketika sanggup melewati tantangan itu. Mereka berfokus pada hal yang salah.
Alam semesta bekerja, Tuhan pun bekerja, sesuai dengan apa yang anda fokuskan. Ketika hampir tiap waktu anda tenggelam dalam lamunan kesedihan dan ketidakmampuan anda untuk memaafkan keadaan, maka anda sedang menghancurkan hidup anda karena alam semesta dan Tuhan memberikan apa yang anda minta. Sesuai dengan hukum alam semesta, andalah yang sebenarnya menarik ketidakenakan dan ketidaknyamanan ke dalam hidup anda. Kurangi keluhan anda dan mulailah berkata-kata positif berupa affirmasi dan sugesti bagi diri sendiri.
Mulailah berhenti menyalahkan siapapun dan apapun. Koreksi diri anda dan jadikan momentum ini sebagai usaha terbaik anda, lalu lihat hasilnya. Mulai saat ini, maafkan keadaan anda dengan mengambilnya sebagai pengihatan anda untuk mencari peluang untuk lebih baik. Ketika anda membuka diri anda dengan mensyukuri keadaan anda, maka anda sudah berlatih untuk siap bertarung dalam segala medan kesusahan.
Tidak ada menara dan istana yang dibangun selesai dalam waktu satu malam.
Kesempatan besar anda adalah ketika anda terjatuh dan bisa memaafkan keadaan, menjadikannya sebagai ladang bagi anda untuk menyegerakan berbuat tindakan positif yang dapat membangun mental dan keadaan baru yang spektakuler bagi anda. Memaafkan sama dengan anda menghargai jerih payah anda, memaafkan sama dengan anda melatih bersyukur sekaligus narimo, memaafkan sama dengan anda melatih diri anda untuk fokus terhadap keberhasilan dan melalui apa anda sanggup memperoleh kebahagiaan dan keberhasilan itu. Dan melalui memaafkan keadaan sama dengan anda melihat peluang besar di depan hidup anda, yaitu menjadi lebih baik atau sebaliknya.
Tidak ada waktu terlambat bagi anda untuk mulai memaafkan keadaan anda. Karena anda adalah orang spektakuler yang siap untuk berbahagia dalam setiap keadaan. Sukses selalu untuk anda.
1:11:00 PM
Unknown
Posted in: 

0 komentar:
Post a Comment
Terimakasih telah berkomentar dengan santun. Maju Blogger Indonesia